SEJUMLAH pedagang pakaian di ITC Mangga Dua Jakarta Utara mengaku belum siap mengganti kantong plastik dengan kantong kertas.Menurut para pedagang yang ditemui kemarin, harga kantong kertas lebih mahal daripada kantong plastik. Hal inilah yang menyebabkan mereka enggan beralih. "Paper bag kan mahal," ujar Nani, salah satu pedagang.
Adapun Christin, pedagang lainnya, enggan mengganti dengan kantong kertas karena telah memesan kantong plastik yang ada nama tokonya. "Saya pesan ke keluarga juga," ujarnya. Walau sebagian besar pedagang di ITC Mangga Dua masih menggunakan kantong plastik, ada sejumlah toko yang menggunakan kantong kertas, seperti toko pakaian 7 Ocean dan Indigo.
Ayu, karyawan 7 Ocean, mengatakan tokonya sudah menggunakan kantong kertassejak toko tersebut dibuka.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diminta untuk melarang keberadaan kantong plastik. Pasalnya, kantong plastik berpotensi besar merusak lingkungan karena sampahnya baru dapat diurai oleh tanah seribu tahun dan 450 tahun oleh air.
Kementerian Lingkungan Hidup tahun lalu juga berencana membuat peraturan pembatasan kantong plastik yang merupakan penjabaran dari UU No 18/2008 tentang Pengelolaan Sampah. Direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jakarta Ubaidillah mendesak supaya Pemprov DKI segera membuat aturan pelarangan kantong plastik.
"Jangan cuma kebijakan, tapi juga harus mendapat dukungan penuh dari industri dan pusat perbelanjaan. Masyarakat juga harus sadar bahaya sampah plastik terhadap lingkungan."
http://bataviase.co.id/node/90320